TEOLOGI KONTEKSTUAL DALAM NILAI-NILAI BUDAYA BATAK TOBA : Membangun Kerangka Teologi dalam Konteks Kearifan Lokal Budaya Batak Toba

Rasyiqi

TEOLOGI KONTEKSTUAL DALAM NILAI-NILAI BUDAYA BATAK TOBA : Membangun Kerangka Teologi dalam Konteks Kearifan Lokal Budaya Batak Toba

Rp 0

NAMA PENULIS : Early Ridho Kismawadi
ISBN : Proses
JUMLAH HALAMAN : 157 Halaman
UKURAN : 14,8 x 21 cm
SINOPSIS : Karya ini disusun berangkat dari sebuah pergumulan teologis yang mendalam mengenai relasi antara Injil dan kebudayaan. Sejak awal sejarah penginjilan di tanah Batak, Firman Allah telah bertemu dengan suatu peradaban yang memiliki sistem nilai, struktur sosial, dan kearifan hidup yang khas. Pertemuan ini menuntut adanya proses kontekstualisasi teologi yang sungguh-sungguh bukan dalam pengertian mereduksi kebenaran Injil demi mengakomodasi budaya, melainkan dalam pengertian menghadirkan Injil Yesus Kristus secara inkarnatoris, sebagaimana Kristus sendiri telah menjelma dalam sejarah dan budaya manusia tanpa kehilangan keilahian-Nya. Prinsip inilah yang menjadi landasan metodologis dan teologis dari keseluruhan karya ini.
Buku ini disusun secara sistematis dalam tujuh bab pembahasan. Bab pertama mengkaji teologi Marsiadapari sebagai refleksi spiritualitas gotong royong yang selaras dengan ajaran Alkitab tentang kasih dan kebersamaan dalam tubuh Kristus (1 Kor. 12:12–27). Bab kedua membahas struktur sosial Dalihan Natolu dan menelusuri makna teologisnya sebagai cerminan tatanan relasional yang dapat diletakkan dalam terang teologi relasi Allah Tritunggal dan komunitas umat percaya. Bab ketiga mengangkat nilai Martamue sebagai wujud teologi hospitalitas, yang berakar pada perintah Alkitab untuk memuliakan tamu sebagai representasi kasih Allah (Ibr. 13:2). Bab keempat mengulas makna Bona Pasogit/Bona ni Pinasa sebagai refleksi identitas, tanah asal, dan spiritualitas, yang dikaji dalam perspektif teologi tempat dan panggilan Allah atas umat-Nya. Bab kelima membahas falsafah Hagabeon, Hamoraon, Hasangapon dalam terang teologi berkat dan kesejahteraan menurut pemahaman Kristen yang alkitabiah. Bab keenam menelaah nilai rekonsiliasi dalam adat Batak Toba sebagai cerminan karya pendamaian Allah dalam Kristus (2 Kor. 5:18–19). Bab ketujuh, sebagai penutup, membahas teologi kepemimpinan dalam budaya Batak Toba, yang direfleksikan berdasarkan teladan kepemimpinan pelayanan Kristus (Mrk. 10:42–45).
Melalui pendekatan interdisipliner yang memadukan kajian teologi sistematika, teologi kontekstual, dan antropologi budaya, penulis berupaya membangun sebuah kerangka teologi yang tidak hanya bersifat akademis, tetapi juga aplikatif bagi kehidupan gereja dan masyarakat Batak Toba. Penulis meyakini bahwa iman Kristen sejati bukanlah iman yang mencerabut umat dari akar budayanya, melainkan iman yang menyucikan, menyempurnakan, dan mentransformasikan budaya tersebut sesuai dengan kebenaran Firman Allah, sebagaimana ditegaskan dalam prinsip soli Deo gloria.

Ready Stock (1 unit)

Ulasan Pembeli (0)

0.0

Belum ada ulasan untuk produk ini. Jadilah yang pertama memberikan ulasan!

Tulis Ulasan

Bagikan pengalaman Anda tentang produk ini untuk membantu pembeli lain.

Harga
Rp 0
Tanya WhatsApp